Selasa, 10 Desember 2013

cerpen



Cintaku Terselip Di Bola Matamu
Oleh: Hilda Ismiyatun Solichah

            Pagi cerah yang tak pernah kumiliki,, karena hanya Tuhan yang memilikinya dia yang menciptakan-Nya. Tapi alangkah besar nikmat Tuhan untukku, dengan udara yang menyapa manja, burung yang menyanyi dengan nada do, re, mi, jhahaha.. . Aku senang akan hidupku, aku punya sebuah dunia yang tak semua orang memilikinya, yang tak semuanya terasa nikmat bila di jalani sendiri. Tapi terkadang aku benci kehidupan ini, kehidupan yang hanya bertepuk sebelah tangan bila di angan-angankan, aku melihat dengan merasa, lewat tanda-tanda bahwa aku bisa melakukannya, ini keberuntunganku.
Meski aku terundung dunia yang gelap, dan senyap tapi hatiku tidak pernah buta, hatiku bisa merasakan hadirnya kehangatan cinta, untuk siapapun itu. Walau aku pertama kali merasakan indahnya cinta di hidup ini. Sebut saja namaku Femme, orang-orang menilaiku ialah sosok wanita yang periang,berhati lembut, dan tak punya masalah dalam hidupnya. Namun semua itu salah, dalam hatiku yang dalam tersimpan kenangan yang tak pernah kulupakan. Kenangan ini selalu terngiang dalam fikiranku sejenak. Begitu tragisnya hidupku saat kenangan itu. Mengenal sesosok pria yang telah mengkhianati cinta ini dan telah menghancurkan masa deoanku. Tapi, aku tak mau menyerah begitu saja menjalani hidup ini. Kutebus semua segala kesalahanku menghadap Tuhan kembali yang telah lama hilang tak pernah aku lakukan.

Kini 23 tahunh usiaku. Dan dalam dua tahun sebelumnya aku telah mengagumi lelaki yang tak kusadari bahwa ia hanya sebuah angan untuk di miliki, mendampingi dan menjadi imam dalam keluarga yang ingin kumiliki kelak, panggil Ia Merry,, atau Ry,, lebih dekatnya.
               Tapi kehidupan yang kita inginkan selalu tak sejalan, kesenjangan antara keinginan dan kenyataan di situlah terselip masalah. Masalah yang ku rasa terkadang membuat kegalauan yang teramat sangat menyiksa, apalagi yang bersangkut-paut dengan CINTA.
               Ini terjadi saat aku dan Merry duduk bersama di taman kota, saat itu Merry masih sama sepertiku saat ini..,,, mengalami kegalauan cinta yang dalam yaitu sama-sama gagal untuk menikah.
Tapi, Merry mempunyai kelemahan cacat fisik. Dia pernah mengalami kecelakaan maut sehingga merenggut bola matanya untuk tidak bisa melihat. Dia mengalami kebutaan kedua bola matanya. Tapi, dia sangat bersyukur kepada Tuhan. Tuhan masih memberikan dia hidup kembali di dunia ini.
               " Kalau saja aku bisa
menemukan bidadari dari surga itu, aku ingin segera meminang seorang wanita yang sangat ku sayangi itu" ujarnya dengan wajah yang sayu.
               " Siapakah perempuan itu?" tanyaku, yang ku harapkan akulah orangnya.
               " Nanti kau juga tahu, aku ingin di saat aku melihat nanti aku ingin dialah orang pertama yang kulihat"
               Tuhan siapa perempuan yang di katakannya? Aku sangat ingin akulah yang di maksudnya
               " Ayolah Ry aku penasaran nih"
               " Aku hanya ingin memberitahumu setelah aku bisa melihat"
               " Tapi sampai kapan?"
               " Jadi kamu ragu kalu aku akan bisa melihat dengan cepat?"
               " Bukan begitu, tapi,,,"
               " Sudah lah,,, aku tetap pada pendirianku, yang jelas jika aku melihat aku akan mengajaknya menaiki perahu pesiar yang akan kami nikmati berdua, menikmati angin laut, saat itu ia kedinginan dan aku akan memeluknya, romantis bukan?'
.  Semalam selalu saja aku terheran akan pernyataan dia tadi. Wanita siapa yang dia maksut itu. Sehingga aku tak bisa memejamkan mata karena perkataan dia masih terngiang di dalam benakku.
Jelang 1 tahun kemudian, Merry sudah meniatkan dalam hatinya untuk melakukan operasi mata. Namun, dia meminta izin padaku agar operasinya berjalan sukses dan lancar. Aku benci dengan suasana ini, aku harus berpisah dengannya di Bandara. “doakan aku selamat sampai tujuan yah Fem, dan operasi mataku ini lancar. Agar aku bisa segera meminang wanita bidadari  surga itu nanti” kata Merry kepadaku. “Iya Ry, doaku selalu aku panjatkan padamu. Dan semoga Allah selalu ada disisi-Mu saat kamu ada disana”, kataku sambil menahan airmata yang akan menetes dipipiku ini. Dalam hatiku bergumam, “Maafkan aku Merry tak bisa menemanimu dan mendampingimu saat melakukan operasi, tapi kita belum menjadikan pasangan yang halal. Inginku sekali melihatmu saat pertama bisa melihatku”. Dan di bandara itulah terakhir aku melihatnya. Sebulan lamanya aku tak melihatnya. Dan kini akhirnya dia akan kembali ke Indonesia dari Australia tempat dia operasi mata. Begitu bahagianya hatiku dia mengabariku lewat telepon bahwa dia akan kembali hari ini juga. Dia mengabarkan juga bahwa operasinya juga berjalan lancar. Mendengar nada gembira merry saja, dalam hatiku pun juga merasakan kegembiraannya. Terimakasih Ya Allah, telah mendampingi operasinya selama ini. Sungguh indahnya karunia-Mu yang telah berikan kepada hamba-Mu. Hamba tahu sungguh indahnya karunia cinta-Mu itu.
              Semalaman aku memikirkannya, hingga aku sampai pada sebuah keputusan yang menjadikan perdebatan sengit diantara aku dan keluargaku, tapi aku tetap melakukannya. Dan tidak ada yang bisa menggoyahkannya. titik.
Aku benci hari ini, pengorbananku jatuh pada hari ini, demi Merry, dia benar-benar meminang perempuan idamannya. Hari ini akad nikahnya, aku tak tahu aku kuat atau tidak jika mendengar suara mu Ry, mendengarmu mengucapkan nama perempuan lain yang tak lain adalah sepupuku sendiri Melani, aku tak tahu kamu selama ini diam-diam menyimpan perasaan untuknya, aku memakai kebaya biru, warna kesukaan aku dan Merry saat dia masih berkhayal tentang warna biru yang menyemangatinya karena didalam mimipinya ia bertemu dengan perempuan berbaju biru.
Aku tidak akan datang aku hanya menitipkan sebuah surat untuk Merry kepada ibuku, Ibu memelukku erat menitikkan airmata bahagia aku anak yang rela berkorban demi orang lain hanya karena cinta, namun cinta itu berpaling karena tak menyadarinya.
               Di dalam kamar ku ambil air wudhu, aku mengadu, dan dalam sela-sela doaku, kurasa inilah babak akhir aku mencintai Merry. Aku merasa airmataku bercucuran menahan kisah cinta yang tak menjadi nyata, aku rindu padamu Ya Allah, berikanlah kebahagiaan untuk Merry bersama istrinya, berikanlah ia keturunan yang mampu mengangkat derajatnya, aku mencintai Merry karena Mu ya Allah.
Mencintai atas izinmu ya Allah, bukan hanya karena nafsu cinta belaka. Dalam sisa airmata, cinta dan doaku, aku mendengar pintu kamarku di dobrak, lalu ia datang dengan beberapa orang di belakangnya, aku bisa merasakan bajunya, aku yakin ia memakai baju pengantin, aku bisa menciun bau farfumnya. Ia Merry. Saat aku lemah dalam perjuangan hidup dan mati aku merasakan ia memelukku erat, sangat erat aku merasakan dinginnya airmata Merry yang menetes di pipiku, mungkin airmataku dan air matanya telah menyatu. Dengan mukena yang masih membungkus tubuhku, ia meminta maaf padaku, lalu aku tahu ia menjalankan ijab qobul itu, hatiku menjerit meronta,, aku tidak mau mendengarnya aku ingin pulang dengan tenang.
Tapi itu namaku yang ia sebut,, ia menikahiku dengan maskawin dua kalimah syahadat, apa ini? Aku benar-benar menikah dengannya.
               Aku tak sanggup untuk bertahan lama aku puas karena aku telah dinikahinya karena cinta, meski aku yakin aku yang kedua. Tapi aku bahagia karena ia yang pertama dan terakhir dalam hidupku, Dalam pelukannya aku di tuntun izrail untuk kembali kerumahku, SurgaMu ya Allah. Sebelum itu aku mendengar tangisan beberapa orang di sekelilingku dan kecupan Mas Me
rry, aku pulang dengan Bahagia.

               Didalam surat tertulis

untuk Merry

Ry bagaimana pernikahanmu? lancarkah? semoga Allah melancarkannya hingga kau menyusulku,
O iya semoga perjalanan Di kapal pesiar bersama istrimu menyenangkan,
Tahukah kamu Aku sangat berharap akulah perempuan pertama yang akan kau lihat, aku berharap bisa duduk di pelaminan bersamamu, lalu kita akan menikmati perahu pesiar kita dengan Angin lautnya , Aku berharap akulah yang kedinginan dan kau peluk mesra,
aku rasa aku terlalu banyak berharap,
tak apa toh aku masih bisa melihatmu, melihat keturunanmu, kebahagiaanmu, dan suasana laut dari kapal pesiar, bahkan aku lah yang tahu kamu dan perasaanmu ketimbang istri dan anak-anakmu karna Cintaku terselip Di Bola Matamu, dan aku ikhlas akan itu'. seminggu sebelum itu aku menitipkannya untukmu
Semoga Allah menjadikanmu keluarga Yang Sakinah Mawadah Dan Warahmah...
aku tetap menunggumu

salam sayang


Melani Silmi Asih



hijabinfo



Cara Memakai Jilbab Paris ala Fatin Shidqia





Tutorial Jilbab Paris Terbaru | Hijab ala Fatin Shidqia

[1 dan 2]. Pasang ciput ninja, lalu ambil jilbab paris dan kenakan tanpa ilipat dengan salah satu sisi lebih pendek.

[3, 4, 5 dan 6]. Tarik ujung sisi pendek kebelakang, kunci dengan jarum. Kemudian ambil sisi yang lebih panjang kebelakang lalu bawa ke sisi depan dan putar –lagi- kebelakag, lihat gambar 3-6.
[7]. Rapikan. Juntaian sisi yang panjang –jika suka- di bentuk rappery dengan menarik kebelakang telinga, kemudian kunci dengan jarum.cvvv